5 Fakta Mengecewakan Sherlock Season 4

5 Fakta Mengecewakan Sherlock Season 4 adalah kabar film terbaru di dunia hiburan. Sherlock merupakan salah satu miniseri bertema investigasi kriminal yang diangkat dari serial detektif terkenal, Sherlock Holmes, oleh salah satu stasiun televisi terbesar Inggris, BBC. Dengan pelakon papan atas Hollywood seperti Benedict Cumberbatch (Dr. Strange) dan Martin Freeman (The Hobbit Trilogy) yang bermain apik, Sherlock disebut-sebut sebagai ‘Sherlock Holmes’ terbaik diabad 21. Serial ini juga menjadi pemuncak di beberapa situs nonton online.

Sherlock Season 4

Sherlock Season 4

Film Sherlock Season 4 menyajikan alur cerita misteri yang berliku. Serial detektif sosiopat ini memiliki jarak yang cukup lama, yakni sekitar dua tahun untuk menyesuaikan jadwal syuting kedua aktor utama yang sibuk. Lamanya waktu tunggu ini mengakibatkan banyak fans yang berharap jalan cerita khas Sherlock Holmes yang penuh teka-teki cerdas, anti mainstream, dan analisis deduktif tajam dari sosok eksentris ini. Film terbaru ini bertema misteri kriminalitas.

Namun, setelah kami menonton serial drama detektif ini secara online, setidaknya ada lima hal yang mengecewakan dari season terbaru Sherlock, yakni Sherlock 4. Season ini terdiri dari tiga episode yakni The Sixth Thachers, The Lying Detective, dan The Final Problem.

Berikut ulasan dari kelima fakta yang mengecewakan sekaligus menghentak dari Sherlock 4 tersebut.

Terlalu Banyak Plot Twist

Serial detektif seperti Sherlock Holmes memang mengandalkan plot twist untuk memukau penonton dengan fakta-fakta unik yang tak terduga. Namun, season keempat dari Sherlock ini bisa dianggap overdose plot twist.

Misalnya seorang sekretaris renta, Vivian Norbury yang ternyata seorang pemilik agensi pembunuh bayaran sampai seorang wanita di bus, yang menggoda Dr. Watson, ternyata adalah adik Sherlock yang memiliki kecerdasan mengerikan, hingga harus dikurung dalam asilum tingkat tinggi, Sherrinford.

Terlalu Banyak Teaser

Kegalauan dan rasa ingin tahu fans Sherlock dimanfaatkan dengan baik oleh pihak BBC one. Stasiun televisi tersebut, termasuk beberapa pihak yang memproduksi Sherlock, memberikan banyak teaser baik di episode maupun di sosial media.

Misalnya, Sherrinford, yang digadang-gadang sebagai saudara yang hilang dari Mycroft dan Sherlock, akan muncul diserial ini. Para fans heboh dan mengharap aktor brilian Inggris lain, Tom Hiddleston, sebagai pemerannya. Saat Eurus Holmes, adik yang hilang muncul, banyak yang menyayangkan hal tersebut, terlebih mereka yang mengharap Tom menjadi Sherrinford.

Tidak Ada Kasus yang Membuat Otak Terpacu

Tidak seperti dua season awal Sherlock yang membuat terpesona karena kompleks dan kasus yang dikemas menarik, investigasi kriminal di Sherlock season 4 terkesan hanya sebagai garnish dari hidangan utama drama yang dirasa sangat berlebihan.

Sang produser dan penulis cerita mengklaim bahwa dari season 4 inilah Sherlock berevolusi menjadi sosok yang tak hanya tajam menganalisis kasus kriminal. Namun, menjadi sosok yang lebih bijak, karena berbagai masalah yang mengguncang psikis tokoh yang berambut keriting tersebut.

Meski demikian, jika Anda adalah pecinta Sherlock Holmes sejati, pasti akan kecewa. Sedikitnya investigasi kasus yang mungkin dapat melatih Anda berpikir deduktif banyak berkurang.

Bagaimana Review Alur Cerita Sherlock Season 4?

Banyak Meniru Ide Cerita Figur Jenius dan Holmesian Lain

Jika Anda telah menonton film Lucy, baik dengan nonton online atau langsung di layar lebar, Anda pasti langsung dapat menebak bahwa psikosis yang dialami oleh Eurus didapat dari efek samping kinerja otak tinggi yang ditunjukkan oleh Lucy.

Beberapa juga ‘mencontek’ line dan adegan dari salah satu serial televisi Universal/Fox, House MD yang merupakan sosok Holmesian, terutama line ‘Everybody dies’. Sama dengan House MD yang memainkan alur cerita psikologis lakon utama, Sherlock season 4 ini juga nampaknya meniru metode serupa, untuk menggali bagaimana perkembangan psikologis sang detektif.

Hilangnya Aura Jenius, Sombong, nan-Cool  dari Sherlock

Sherlock harus menjadi yang paling pintar, sayangnya pada series ini, kejeniusan Sherlock dibenam oleh Mycroft dan sang adik, Eurus. Hal ini memang menampakkan sisi rapuh kemanusiaan sang detektif, namun, bagi beberapa pembaca, hal ini malah mengikis pesona Sherlock yang memang harus menjadi yang paling jenius di serial ini.

Kurangnya Informasi Tentang Bagaimana Nasib Eurus

Nasib Eurus masih belum jelas dalam serial ini. Meski ia telah dikembalikan ke Sherrinford, apakah ia tetap memiliki niat jahat atau malah menjadi ‘baik’ berkat pendekatan yang Sherlock lakukan? Tidak ada informasi jelas, membuat banyak fans yang menggerutu.

Demikian artikel ‘5 Fakta Mengecewakan Sherlock Season 4’ ini. Jika Ada belum menyaksikan Sherlock Sesion 4 ini, Anda dapat nonton online di finspi.com ya. Film seru ini termasuk populer dibicarakan di media sosial Indonesia.

Gunakan Tools Promosi Bisnis Facebook untuk memasarkan produk online shop ke ratusan grup FB secara otomatis