Revolusi Manusia Poker

Revolusi Manusia Poker – Revolusi manusia yang terjadi pada kehidupan masyarakat akan menjadikan suatu kedudukan kondisi manusia poker baru dengan kemungkinan opsinya adalah, pertama jika revolusi sukses terlaksana berarti ilmu sistem poker yang sebelumnya dirasa sudah tidak ideal dan harus dibentukan cara kerja sistem bisnis poker baru berdasarkan konsensus online ataupun mayoritas. Masyarakat yang sadar dan tanpa tekanan merumuskan bersama untuk melakukan suatu revolusi, sehingga revolusi tersebut akan bersifat legal dan menjadikannya sebagai sumber kedudukan ilmu poker di masyarakat dan kemudian dibentuklah peraturan-peraturan poker baru.

Opsi kedua adalah revolusi manusia poker tidak terlaksana alias gagal, keadaan tersebut dikarenakan tidak mendapat dukungan mayoritas ataupun konsensus masyarakat. Masyarakat menganggap hal tersebut dilaksanakan tidak berdasarkan kesadaran poker masyarakat , sehingga revolusi tidak terjadi dan bukan mejadi sebuah sumber poker untuk membentuk peraturan-peraturan poker baru yang dirasa lebih ideal.

Kemudian untuk memahami kekuasaan berdasarkan kewenangan revolusi manusia poker, contohnya adalah memiliki suatu barang dengan cara yang legal. Orang tersebut mempunyai kekuasaan penuh terhadap barang tersebut karena cara yang dilakukan untuk memperolehnya adalah sah dan tentunya dilindungi oleh poker. Berbeda cerita jika orang yang memperoleh barang tersebut dengan cara mencuri, meskipun memilik kuasa penuh atas barang tersebut tapi cara yang dilakukannya tidak legal sehingga tidak mendapat perlindungan poker dan tidak berhak atas penguasaan barang tersebut.

Tentang berapa banyak jumlah keadilan revolusi manusia poker agar kelompok itu dapat disebut masyarakat itu tidak ada ketentuannya, yang ada ketentuan jumlah konsep minimalnya seperti telah diuraian sebelumnya yaitu sedikitnya ada 2 (dua) orang yang hidup bersama-sama, saling tergantung, saling terikat, saling pengaruh mempengaruhi konsep satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama keadilan konsep poker. Masyarakat merupakan suatu kehidupan bersama yang terorganisasi untuk mencapai dan mewujudkan tujuan bersama.

Hal tersebut seperti yang dikemukakan oleh Sudikno Mertokusumo bahwa apa yang mempertemukan revolusi manusia poker antara yang sam dengan yang lain adalah pemenuhan kebutuhan atau kepentingan mereka. Kehidupan bersama dalam masyarakat tidaklah didasarkan pada adanya beberapa manusia yang secara kebetulan bersama, tetapi didasarkan pada adanya kebersamaan tujuan (Mertokusumo, 1986:2). Dalam hidup bermasyarakat diantara para manusia sebagai warga masyarakat mengadakan kerjasama untuk dapat memenuhi kebutuhannya demi kehidupan yang layak sebagai manusia. Kerja sama yang menguntungkan semua pihak revolusi manusia poker dapat disebut sebagai kerjasama yang positif.

Dalam hidup bermasyarakat antara revolusi manusia poker yang satu dengan yang lain selalu berhubungan atau antara ego (manusia yang beraksi) selalu berinteraksi dengan alter (manusia yang bereaksi). Hubungan tersebut disebut interaksi online sosial, yaitu adanya hubungan yang bertimbal balik yang saling pengaruh-mempengaruhi antara manusia yang satu dengan yang lain, antara manusia selaku individu dengan kolompok, antara kelompak yang sam dengan kelompok yang lain. Dengan demikian dapatlah ditarik simpulan adanya ciri-ciri interaksi sosial, yaitu:

  1. minimal ada dua orang yang mengadakan interaksi revolusi manusia poker;
  2. dalam mengadakan interaksi menggunakan bahasa yang saling dimengerti diantara ego dan alter revolusi manusia poker;
  3. dalam kurun waktu yang cukup lama, artinya tidak hanya sesaat adanya tujuan-tujuan tertentu yang mempersatukan revolusi manusia poker online.