Perayaan Aqiqah untuk Penyambutan Islam bagi Bayi Baru

Perayaan Aqiqah untuk Penyambutan Islami bagi Bayi Baru! Orang tua Muslim tidak secara tradisional mengadakan “baby shower” sebelum kelahiran anak. Baby Shower adalah perayaan menyambut datangnnya bayi. Namun, hal tersebut kurang tepat untuk di lakukan dalam islam. Alternatif Islam dalam upaya penyambutan lahirnya bayi dalah dengan di adakannya aqiqah, yang diadakan setelah bayi itu lahir. Diadakan oleh keluarga bayi, aqiqah termasuk ritual tradisional dan merupakan perayaan penting untuk menyambut bayi baru ke dalam keluarga Muslim.

Aqiqah Bandung

Menurut informasi terbaru Aqiqah adalah alternatif Islam untuk penyambutan bayi yang baru lahir, yang dalam banyak kebudayaan diadakan sebelum kelahiran anak. Namun di antara kebanyakan Muslim, dianggap tidak bijaksana untuk mengadakan perayaan sebelum anak itu lahir. Perayaan Aqiqah adalah cara bagi orang tua untuk menunjukkan rasa terima kasih dan terima kasih kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas berkah dari anak yang sehat. Untuk melihat informasi mengenai layanan aqiqah, Anda bisa mengunjungi situs Aqiqah Bandung.

Apa yang Oranguta Lakukan dalam Aqiqah?

Orang tua Muslim sering menjadi tuan rumah aqiqah di rumah mereka atau pusat komunitas. Aqiqah adalah acara makan malam opsional yang dirancang untuk merayakan kelahiran anak dan menyambutnya di komunitas. Tidak ada konsekuensi agama karena tidak memegang aqiqah, itu adalah tradisi sunnah, tetapi tidak diharuskan.

Aqiqah selalu diselenggarakan oleh orang tua atau keluarga besar dari bayi yang baru lahir. Untuk menyediakan makanan komunitas, keluarga menyembelih satu atau dua domba atau kambing. Pengorbanan ini dianggap sebagai bagian yang menentukan aqiquah.

Sementara domba atau kambing adalah hewan kurban yang paling umum, di beberapa daerah, sapi atau unta juga dapat dikorbankan. Ada kondisi-kondisi tepat yang melekat pada penyembelihan kurban. Hewan harus sehat dan bebas dari cacat dan penyembelihan harus dilakukan secara manusiawi.

Sepertiga dari daging itu diberikan kepada orang miskin sebagai amal dan sisanya disajikan dalam makanan besar bersama keluarga, teman, dan tetangga. Banyak tamu membawa hadiah untuk bayi baru dan orang tua, seperti pakaian, mainan atau furnitur bayi.

Kapan Perayaan Aqiqah Dilaksanakan?

Aqiqah diadakan pada hari ketujuh setelah kelahiran anak, tetapi juga dapat ditunda sampai kapanpun. Biasanya aqiqah sering kali di laksanakan pada hari ke 7, 14, atau 21 setelah kelahiran bayi tersebut. Jika seseorang tidak mampu membayar biaya untuk aqiqah pada saat kelahiran anak, itu bahkan dapat ditunda lebih lama, selama itu dilakukan sebelum anak mencapai masa pubertas. Beberapa ulama bahkan menyarankan orang dewasa untuk membuat aqiqah untuk diri mereka sendiri jika perayaan itu tidak dilakukan sebelumnya pada saat dia lahir.

Selain doa dan doa untuk bayi, aqiqah juga merupakan waktu ketika rambut anak pertama kali dipotong atau dicukur dan beratnya dalam emas atau perak diberikan sebagai sumbangan kepada orang miskin. Acara ini juga ketika nama bayi diumumkan secara resmi. Karena alasan ini, aqiqah kadang-kadang disebut sebagai upacara penamaan, meskipun tidak ada prosedur resmi atau upacara yang terlibat dalam tindakan penamaan.

Kata aqiqah berasal dari kata Arab ‘Aq yang berarti memotong. Beberapa mengaitkan ini dengan potongan rambut pertama anak itu, sementara yang lain mengatakan bahwa itu mengacu pada penyembelihan hewan untuk menyediakan daging untuk makanan. Demikian pembahasan artikel mengenai Perayaan Aqiqah, ini saya buat. Semoga bermanfaat untuk Anda, terimakasih.