Cara Mudah Mengobati Biang Keringat pada Bayi

Cara Mudah Mengobati Biang Keringat pada Bayi bisa dilakukan sendiri oleh Ibu di rumah. Apakah yang dimaksud biang keringat? Biang keringat juga disebut ruam panas dengan istilah medis Miliaria Rubra. Penyakit ini terjadi saat cuaca panas, terutama di daerah dengan tingkat kelembaban tinggi. Hal ini disebabkan ketika keringat masuk ke kulit karena sel-sel kulit mati menutupi pori-pori atau saluran keringat. Biasanya muncul benjolan kecil di permukaan kulit. Gejala biasanya muncul di wajah, leher, dada, bahu dan punggung. Bayi dapat menderita sensasi gatal yang sangat mengganggu.

mengobati biang keringat

mengobati biang keringat

Dokter menyarankan produk kesehatan alamiah untuk mengobati biang keringat. Bayi dan anak-anak kecil lebih rentan terhadap biang keringat karena kelenjar keringat mereka masih berkembang pesat. Walaupun biasanya akan hilang sendiri, bayi merasa tidak nyaman ketika mengalami biang keringat. Jika anak-anak menggaruk sampai luka maka akan menyebabkan infeksi. Jika itu terjadi, bayi perlu dibawa ke rumah sakit.

Apakah biang keringat buruk bagi anak Anda?

Ada banyak produk komersial untuk biang keringat yang tersedia di apotek dan toko obat. Tetapi harus hati-hati karena dapat menutupi pori-pori dan memperburuk kondisi kesehatan. Ada beberapa pengobatan sederhana yang bisa mengatasi masalah ini.

Melindungi dari Paparan Terik Matahari

Ketika anak kecil mengalami biang keringat, selalu ingat untuk membawanya menjauh dari paparan sinar matahari yang menyengat dan merusak kulit. Biang keringat pada bayi dapat menjadi lebih parah apabila Ibu terlalu sering membawanya keluar dan terkena panas sinar matahari. Jika memang cahaya matahari adalah faktor utama pemicu biang keringat, atau yang disebut dengan istilah milia sekunder, maka ini akan jauh lebih bahaya lagi bila terpapar sinar terik.

Solusinya mudah saja, karena perempuan hanya perlu membiarkan anak untuk tetap di rumah saat siang hingga sore hari. Ini akan lebih aman daripada si kecil terkena matahari yang otomatis memperburuk kondisi biang keringatnya.

Selama biang keringat belum hilang, untuk membawanya jalan-jalan bisa dilakukan di sore atau malam hari saat keadaan matahari sudah tenggelam sehingga tak mengenai kulit bayi.

Menggunakan Es Batu

Untuk anak yang terkena biang keringat, sekalipun masih bayi, orang tua bisa menggunakan es batu. Rasa gatal akan berkurang secara alami dan lebih cepat. Memanfaatkan es batu adalah yang paling simpel karena mudah ditemukan di rumah. Salah satu obat biang keringat pada bayi yang alamiah dan mujarab.

Es batu dapat secara langsung digosokkan ke kulit bayi yang terserang biang keringat. Gatal dan ruam dipastikan akan berkurang. Apabila dilakukan secara rutin, tak perlu heran kalau biang keringat akan cepat memudar. Bayi tak akan rewel lagi.

Menggunakan Gel Lidah Buaya

Aloe Vera dikenal karena sifat menenangkan dan anti-inflamasi sehingga cocok untuk biang keringat. Cobalah membuat gel lidah buaya di rumah dan mengusapkan pada kulit yang terkena biang keringat. Biarkan selama dua puluh menit. Kemudian bersihkan dengan handuk lembut.

Bagaimana cara mengobati biang keringat dengan cepat?

Memandikan Bayi Secara Teratur

Jangan mengira bayi yang mengalami biang keringat tak boleh dimandikan. Alasannya klise, tidak boleh kena air dan sebagainya. Menjaga kulit bayi tetap kering itu keharusan. Tapi bukan berarti bahwa Ibu tak memandikannya. Hal ini membuat tubuhnya segar dan otomatis menghilangkan segala kotoran yang tertempel pada badan anak kecil.

Untuk mengobati biang keringat, bayi harus dimandikan secara teratur. Setelah mandi, jangan lupa mengelap setiap bagian kulit bayi secara cermat. Jangan biarkan ada yang masih dalam keadaan lembab. Kulit bayi perlu dijaga senantiasa kering setelah mandi. Disarankan menggunakan handuk yang lembut dan mudah menyerap air supaya kulit bayi tidak terkena iritasi. Cara merawat bayi yang mudah dikerjakan di rumah kan?

Gunakan Tools Promosi Bisnis Facebook untuk memasarkan produk online shop ke ratusan grup FB secara otomatis