Cara Ampuh MENGATUR KEUANGAN Untuk Si Anak Rantau

Cara Ampuh MENGATUR KEUANGAN Untuk Si Anak Rantau bisa diterapkan dalam membangun bisnis. Di awal-awal masa perantauan, Anda akan melakukan adaptasi dengan lingkungan dan belum bisa menentukan pengeluaran pasti. Tapi, kalau kebablasan, bisa-bisa lebih banyak pengeluaran daripada pemasukan. Sedikit perencanaan bisa membuat perubahan yang berarti dalam keuangan Anda.

mengatur keuangan
mengatur keuangan

Catat pengeluaran dan pemasukan dalam mengatur keuangan. Seberapa pun jumlah uang yang masuk ke rekening, tetap harus Anda catat. Jadi, kalkulasikan semua pemasukan baik dari kiriman orang tua maupun gaji Anda (jika Anda kuliah sambil kerja). Setelah mendapatkan total, buatlah list pengeluaran yang pasti Anda lakukan setiap bulannya seperti bayar kos, listrik dan air, wifi atau paket internet selama sebulan, dan utang (penting sekali dibayar agar tidak menumpuk dan malah menjadi beban!).

Setelah dikurangi pengeluaran pasti, buat pos budget pengeluaran bulanan yang tidak pasti tapi sangat Anda butuhkan. Contohnya bensin dan sayuran jika Anda masak sendiri. Pengeluaran ini bisa Anda modifikasi dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Misalnya Anda ingin membeli jam tangan bermerk, Anda bisa mengurangi penggunaan bensin atau tidak makan di luar misalnya. Setelahnya, buat hitungan rata-rata pengeluaran per hari dan kalkulasikan. Maka pengeluaran tersebut akan menjadi pengeluaran sehari-hari Anda selama sebulan.

Kalau masih ada sisa, simpan uang Anda sebagai back up untuk hal-hal yang tidak terduga.

Bayar tepat waktu. Meskipun utang-piutang di kalangan anak rantau sudah jadi hal yang biasa, tetap saja tidak baik menumpuk utang. Utang yang awalnya sedikit lama-lama bisa jadi banyak. Kalau sudah begini, Anda juga yang akan repot. Uang bulanan yang sudah Anda bagi ke dalam pos-pos dialihkan untuk melunasi utang dan untuk menutupi kekurangan di pos-pos tersebut Anda mencari penggantinya dengan jadi sangat hemat atau malah berutang lagi. Istilahnya gali lobang tutup lobang.

Jadi, alangkah baiknya membatasi keinginan untuk berutang dan lebih baik tahan keinginan membeli sesuatu yang masih bisa Anda tunda.

Kontrol keuangan secara regular. Selalu mengecek keuangan bisa menghindarkan Anda dari pengeluaran yang tidak terlalu penting dan lepas kendali. Tidak harus tiap jam tapi selalu ingat maksimal pengeluaran hari ini. Jika sudah mencapai limit, berarti Anda harus menahannya dan membeli di lain hari.

Kalau Anda membuat sebuah akun pengeleloaan keuangan virtual, jangan sampai membukanya di tempat umum apalagi komputer umum seperti warnet. Hal ini berpotensi menimbulkan tindak kejahatan menggunakan akun Anda. Sudah banyak kasus seperti ini terjadi dimana akunnya diretas dan digunakan untuk aksi kejahatan. Jangan sampai ini terjadi pada Anda, ya.

Jangan beli textbook. Anda mungkin tidak butuh setiap buku yang direkomendasikan setiap semester. Daripada membeli baru, Anda bisa meminjam kepada senior yang sudah tidak pakai buku itu lagi atau mencarinya di pasar buku bekas. Anda bisa mendapatkan buku yang sama dengan harga jauh lebih murah daripada beli buku baru.

Selain beli, Anda juga bisa mencarinya di internet dan biasanya juga dijual. Kekurangannya, Anda harus membaca di komputer atau ponsel dan mencetaknya sendiri.

Bagaimana cara mengatur keuangan agar lebih hemat?

Manfaatkan diskon dan promo. Sebelum memutuskan membeli suatu barang, cek dulu apakah barang tersebut sedang diskon atau tidak. Bisa juga barang yang sama harganya jadi beda karena beda toko. Tahu tempat-tempat yang menjual barang murah atau grosiran bisa jadi keuntungan untuk Anda. Terkadang, juga ada promo-promo yang khusus diberikan kepada mahasiswa seperti potongan tiket masuk kolam renang, nonton bioskop, dan lain-lain. soal makanan juga kurang lebih sama.

Kalau Anda punya budget pas-pasan, jangan memaksa untuk makan apalagi nongkrong di tempat makan yang fancy. Bisa-bisa keuangan Anda jebol sebelum pertengahan bulan. Banyak warung, kafe, dan restoran yang suka memasang diskon dan promo seperti promo ulang tahun kafe, paket hemat, dan lain-lain.

Jalan kaki. Daripada menggunakan kendaraan pribadi atau naik kendaraan umum, jauh lebih baik Anda berjalan kaki dari rumah menuju kampus jika jaraknya masih tergolong dekat. Selain menghemat biaya pengeluaran transportasi, jalan kaki secara teratur dapat menyehatkan tubuh Anda.

Manfaatkan fasilitas kampus. Setiap kampus pasti sudah menyediakan fasilitas untuk menunjang kegiatan belajar dan mengajar di dalamnya seperti akses wifi gratis, perpustakaan, akses gratis ke jurnal-jurnal ilmiah berbayar, dan lain-lain. Ada juga kampus yang menyediakan asrama sehingga Anda tidak perlu pusing mencari kos dan kendaraan untuk akses bolak-balik.

Bisa mengatur keuangan dengan baik bisa membuat Anda menjadi pribadi yang mandiri secara finansial dan disiplin. Baca lebih lengkap di BreakTime.co.id untuk tahu lebih banyak soal pengaturan finansial untuk para dewasa muda!

Sumber: https://www.nationwide.com/newsletter-featurestory-fall11.jsp

Gunakan Tools Promosi Bisnis Facebook untuk memasarkan produk online shop ke ratusan grup FB secara otomatis